Menu

Blogku Yang Kedua

Cuma berekspresi saja di bravenet

Blog Search

Blog Archive

Comments

There are currently no blog comments.

Jual Kosmetik Online

December 13, 2015

JAKARTA  (Pos Kota) – Menjamurnya bisnis penjualan barang, makanan, hingga peralatan jual kosmetik online yang dilakukan dengan cara online, membuat warga semakin khawatir. Pasalnya, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), hingga saat ini masih sulit mengatasi persoalan tersebut.

Kekhawatiran warga pun semakin menjadi karena merujuk pada laporan Wordl Health Organization (WHO), sebanyak 50 persen produk obat yang dijual melalui online ternyata palsu. Untuk itu, peran dari BPOM khususnya di Jakarta dipertanyatakan warga.

Kepala BPOM RI, Roy Sparingga mengatakan, saat ini meski pihaknya mengklaim sudah pemberantasan, namun hingga kini bisnis itu masih terus bermunculan. Akibatnya, masih banyak masyarakat yang terkecoh dengan penawaran obat dan makanan melalui online.

WARTA KOTA, TANGERANG - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menyegel sebuah pabrik pembuatan kosmetik krim di CV Unicare Jaya Makmur, Komplek Pergudangan Surya Balaraja Blok F, Balaraja, Kabupaten Tangerang.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri, Brigadir Jenderal Anjan Pramuka Putra pada Kamis (26/11) menuturkan, penyegelan dilakukan karena kosmetik dan salep otot yang diproduksi pabrik tersebut belum mengantongi izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Dari penggerebekan dan penyegelan ini, kami tetapkan satu tersangka bernama Indra Wijaya (31) selaku pemilik dan penanggungjawab pabrik ini, " kata Anjan.

Anjan menuturkan, dari penggerebekan yang sudah dilakukan sejak 19 November pekan lalu tersebut, pihaknya menyita ribuan kemasan kosmetik dan salep otot berbagai merk.

“Selama ini kami sudah menindak peredaran berbagai jenis produk kosmetik ilegal, obat ilegal, hingga alat kesehatan ilegal seperti contact lense pun dijual online, dan sebagian besar palsu,” ujarnya, saat pemusnahan kosmetika ilegal di kantor BPOM DKI Jakarta di Jalan Assyafiiyah, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (7/12/2015).

Menurutnya, perkembangan penjualan dengan sistem online saat ini memang bergerak pesat. Sementara masyarakat sendiri belum terlindungi untuk beli produk secara online. “Karena itu kami melakukan kerja sama terutama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) guna mengawasi peredaran produk ilegal yang dijual secara online,” ungkapnya.

Go Back

Comment